Menjinakkan Hutan Algoritma: Saat Teknologi dan Spiritualitas Harus Jalan Beriringan

13 November 2025

Menjinakkan Hutan Algoritma: Saat Teknologi dan Spiritualitas Harus Jalan Beriringan

Palopo, 13 November – Di tengah derasnya arus informasi digital yang dikendalikan oleh mesin kecerdasan buatan, Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) menggelar Kuliah Umum virtual yang mengangkat tema krusial: “Komunikasi, Media, dan Religiusitas di Era Algoritma”.

Kegiatan yang dilaksanakan melalui platform Zoom Meeting ini menghadirkan pakar komunikasi sekaligus akademisi dari Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Dr. Rivi Hamdayani, S.S., M.Si.

Dekan FUAD, Dr. Abdain, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, beliau menyambut hangat kehadiran narasumber dan mengapresiasi relevansi materi yang dibawakan. Dr. Abdain menekankan pentingnya civitas akademika untuk tetap “melek” media tanpa kehilangan jati diri keagamaan.

Dalam paparan materinya, Dr. Rivi Hamdayani menyoroti fenomena algoritma yang kini mendikte pola konsumsi informasi masyarakat. Ia menegaskan poin penting bahwa kemajuan teknologi tidak boleh berjalan sendirian.

“Peran media di era algoritma harus jalan berbarengan dengan religiusitas. Algoritma bekerja berdasarkan logika data, namun kitalah yang harus memberinya ‘jiwa’ dengan nilai-nilai agama agar tidak tersesat dalam arus informasi,” ujar Dr. Rivi di hadapan para peserta daring.

Suasana kuliah umum berlangsung hidup dan interaktif. Hal ini terlihat dari tingginya antusiasme mahasiswa pada sesi tanya jawab. Para peserta berlomba mengajukan pertanyaan kritis terkait etika bermedia sosial dan hal-hal teknis mengenai cara kerja algoritma yang belum mereka pahami sepenuhnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat membekali mahasiswa FUAD dengan literasi digital yang mumpuni, sehingga mampu menjadi agen komunikasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, namun juga matang secara spiritual di dunia maya.

Leave a Comment