KULIAH INTERAKTIF: NONTON & DISKUSI THE SOCIAL DILEMMA BUKA WAWASAN MAHASISWA KPI IAIN PALOPO TENTANG DAMPAK MEDIA SOSIAL
Palopo, 4 Desember 2024 – Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) semester 3 IAIN Palopo mengikuti kegiatan Nonton & Diskusi Film dengan judul The Social Dilemma yang diadakan di Auditorium Mini Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Palopo. Kegiatan ini merupakan bagian dari mata kuliah Studi Media Baru yang diampu oleh Achmad Sulfikar, M.I.Kom.

Film dokumenter The Social Dilemma menyuguhkan fakta mencengangkan tentang sisi gelap teknologi dan media sosial, terutama bagaimana perusahaan raksasa teknologi memanfaatkan perhatian pengguna untuk keuntungan bisnis. Melalui narasi yang kuat dan kesaksian dari para mantan petinggi Silicon Valley, film ini memantik diskusi tentang dampak besar media sosial terhadap kehidupan pribadi dan sosial masyarakat.
Turut hadir Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan Dr. Munir Yusuf, M.Pd, Sekretaris Senat Institut Dr. Muammar Arafat, MH, serta Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan FUAD, Wahyuni Husain, M.I.Kom.

Dr. Munir Yusuf menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan ini. Menurutnya, mahasiswa perlu memiliki pemahaman kritis terhadap media baru agar mampu memanfaatkannya dengan bijak. “Media sosial bukan sekadar alat komunikasi, tetapi juga memiliki dampak besar dalam membentuk pola pikir, perilaku, bahkan opini publik. Melalui diskusi dan nonton bareng ini, kita berharap mahasiswa mampu melihat peluang sekaligus tantangan dari perkembangan teknologi,” ujarnya.
Sementara itu, Achmad Sulfikar menekankan pentingnya literasi digital di era teknologi saat ini. “Sebagai generasi muda yang hidup di tengah perkembangan pesat media sosial, kalian harus sadar bahwa perhatian adalah aset yang diperebutkan oleh perusahaan teknologi. Diskusi ini adalah langkah awal untuk membentuk kesadaran kritis,” paparnya.
Antusiasme mahasiswa terlihat jelas selama sesi diskusi berlangsung. Banyak dari mereka menyampaikan pandangan dan pengalaman pribadi terkait penggunaan media sosial. Salah satu peserta menyatakan, “Film ini membuka mata saya bahwa apa yang terlihat gratis ternyata memiliki harga yang mahal, yaitu kebebasan dan privasi kita.”

Dengan mengikuti diskusi dan nonton bareng ini, diharapkan mahasiswa semakin kritis dan bijak dalam menggunakan media sosial, serta mampu memahami dampaknya bagi kehidupan pribadi dan sosial mereka.
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]
